PERANAN TIK DALAM BIDANG PEMERINTAH

Hasil gambar untuk PRINSIP PENGEMBANGAN TIK UNTUK MENUNJANG KEBUTUHAN DUNIA KERJA

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

            Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

B.   Rumusan Masalah
1. Apa peranan TIK Dalam Pemerintahan
2. Apa dampak positif dan negative TIK dalam pemerintahan
3. Apa Tujuan TIK Dalam Pemerintahan
4. Apa manfaat TIK Dalam pemerintahan



BAB II
PEMBAHASAN

A.   Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Pemerintahan (e-government)

             (Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Pemerintahan) E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government). Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:
•    Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam   sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
•    Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum, adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
•      Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
•      Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk  Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.
Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on-line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi hal baru dan upaya peningkatan kinerja serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance).

B.   Bidang Politik Dampak Positif

Dampak Positif      
                                                                      
1. Timbulnya kelas menengah baru
Pertumbuhan Teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
2. Proses Regenerasi Kepemimpinan.
Sudah jarang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
3. Di bidang Politik Internasional.
    juga terdapat kecenderungan tumbuh regionalisme. Kemajuan di bidang Teknologi Komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang Teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi.

Dampak Negatif

1. Penggunaan persenjataan canggih untuk menyerang pihak lain demi kekuasaan dan kekayaan.
2. Terorisme yang semakin merajalela.
3. Kurangnya privacy suatu negara akibat kerahasiaan yang tidak terjamin dengan semakin canggihnya alat –alat pendeteksi.
C.    Tujuan TIK Dalam Pemerintahan
Tujuan e-government adalah untuk meningkatkan hubungan pemerintah, dalam hal ini lembaga yang bersangkutan dengan pihak-pihak lain. Bentuk-bentuk hubungan pemerintahan dalam pemanfaatan TIK antaralain :
G2CØ (government to citizen), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan masyarakat luas, misalnya melayanai kependudukan dan administrasi.
Ø G2B (government to business), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan dunia usaha, misalnya pengurusan izin usaha, permintaan data statistik yang dibutuhkan pengusaha, dan sebagainya.
G2GØ (government to government), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan lembaga pemerintah lain, departemen lain, pemerintah diatas atau dibawahnya, dan sebagainya.
D.   Manfaat TIK Dalam Pemerintahan
Pemanfaatan TIK dalam bidang pemerintahan memiliki keuntungan antara lain:
o    Meningkatkan layanan kepada masyarakat. Masyarakat dapat dilayani kapan saja tanpa harus menunggu kantor buka.
o    Meningkatkan hubungan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat karena informasi mudah diperoleh.

BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
          Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang terus, bahkan dewasa ini berlangsung dengan pesat. Perkembangan itu bukan hanya dalam hitungan tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan menit atau detik, terutama berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Pengaruhnya meluas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat ini memberikan dampak positif dan dampak negatif. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak positif dengan semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan dari dan ke seluruh dunia menembus batas ruang dan waktu.
Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan nilai, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma, aturan, dan moral kehidupan yang dianut masyarakat. Menyikapi keadaan ini, maka peran pendidikan sangat penting untuk mengembangkan dampak positif dan memperbaiki dampak negatifnya. Pendidikan tidak antipati atau alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun sebaliknya menjadi subyek atau pelopor dalam pengembangannya.

B.   Saran
                 Semakin cepatnya perkembangan Teknologi Informasi danKomunikasi menuntut manusia untuk mencoba membuat  perubahandi segala jenis kehidupannya yang tujuannya adalah mendapatkanhasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat dicapai. Banyaknyasektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagikita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuanperadaban manusia. Namun semua inovasi tersebut hendaknyaharus dibatasi oleh aturan hukum negara dan budaya bangsaIndonesia.
Semoga makalah ini dapat menggerakkan manusia Indonesiauntuk lebih berkarya dan berinovasi sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia sehingga mampu meningkatkan image bangsadi mata bangsa di dunia.


DAFTAR PUSTAKA

Sitanggang, H. EKOLOGI PEMERINTAHAN. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan,1996.                

Suradinata, Ermaya. EKOLOGI PEMERINTAHAN DALAM PEMBANGUNAN.Bandung: Penerbit Ramadhan Bandung, 1996 Kencana,

Inu. ILMU PEMERINTAHAN. Bandung: CV. Mandar Maju,1994
Kencana, Inu. EKOLOGI PEMERINTAHAN. Jakarta: PERCA, 2003

Komentar

  1. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh ...

    Izin menanggapi artikel yang Saudari penulis jabarkan di atas mengenai "PERANAN TIK DALAM BIDANG PEMERINTAH ". Tentunya hal ini berkaitan dengan prinsip dasar TIK tersebut yang menunjang dunia pekerjaan.

    Tidak ada yang salah dengan ulasan di atas, sangat baik dan benar, hanya ingin menambahkan pandangan atau informasi bahwa dalam menemukan sebuah solusi atas permasalahan yang dinyatakan dengan peranan sesuatu maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah menggali prinsip atas permasalahan tersebut. Caranya yaitu dengan melakukan identifikasi masalah (handycap) yang memerlukan wacana atas solusi permasalahan yang dihadapi. Ketika sebuah prinsip tersebut telah mendapatkan solusi pemecahan dan dilakukan aplikasi (penerapan), maka hal tersebut tidaklah menjadi sebuah prinsip lagi. Maka perlu diidentifikasi dan dievaluasi lagi apakah sebuah solusi tersebut sudah tepat? sudah berguna dan berdaya guna? jika belum maka dilakukan re-identification (identifikasi kembali) atas permasalahan baru yang muncul.

    Karena keterkaitan antara TIK dengan lintas bidang seperti halnya pemerintahan sebagaimana diulas di atas sangatlah luas dan kompleks. Pada muaranya tentunya TIK ini akan sangat membantu dan meningkatkan kinerja manusia khususnya di dunia kerja saat ini yang menuju era revolusi industri 4.0.

    Demikian tambahan dari saya dan terima kasih.

    BalasHapus

Posting Komentar